Menyingkap Esensi Kalam dalam Ilmu Nahwu di Tengah Krisis Pemahaman Tentangnya
Kalam merupakan pembahasan pertama dalam ilmu Nahwu. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab tujuan utama disusunnya ilmu Nahwu adalah agar seseorang mampu membentuk Kalam yang benar—sebagai wujud tujuan bahasa Arab itu sendiri.
Namun, pertanyaannya:
apakah pemahaman kita tentang Kalam dalam ilmu Nahwu benar-benar sudah tepat dan utuh?
Di tengah maraknya pembelajaran Nahwu yang cenderung berfokus pada hafalan istilah, konsep Kalam kerap dipahami secara dangkal, bahkan keliru. Padahal, kesalahan dalam memahami Kalam akan berdampak langsung pada cara seseorang memaknai struktur, fungsi, dan tujuan bahasa Arab.
Melalui kelas ini, peserta akan diajak untuk menelaah konsep Kalam secara analitis, menyingkap esensinya berdasarkan khazanah turots Nahwu, serta memahami posisinya sebagai fondasi utama dalam bangunan ilmu Nahwu.
Pemateri
Ustadz Abdul Wahid
(Pengurus & Pengajar Yayasan Tahfidz Darul Fikr Medan | Penggiat & Peneliti Turots Nahwu–Shorof)
- Rekaman Kelas dan Modul Pelajaran
- Materi Pendahuluan – Muqoddimah Pelajaran
- Materi Pertama – Dari Mana Semua Dimulai ? Pelajaran
- Materi Kedua – Saat Huruf Berubah Menjadi Kalimah Pelajaran
- Materi Ketiga – Puncak Tertinggi Dalam Struktur Hierarki Bahasa Arab Pelajaran
- Materi Keempat – Esensi Kalam : Al-Jumlah Al-Mufidah Pelajaran
- Materi Kelima – Memahami Dua Pilar Jumlah Pelajaran
- Materi Keenam – Akhir Dari Pelajaran Pelajaran
Lisanul Arab